Skip to content

MODEL STATISTIK LINIER (MENGGUNAKAN MATLAB)

June 28, 2012

Perkembangan pemodelan stokastik, terutama model linier, dapat dikatakan dimulai pada abad ke 19 yang didasari oleh teori matematika yang diletakkan diantaranya oleh Gauss, Boole, Cayley dan Sylvester yang terkait dengan teori invarian dalam aljabar. Teori invarian aljabar mempelajari bentuk-bentuk kuantitas yang tidak berubah terhadap suatu transformasi linier. Teori invarian ini yang mendasari perkembangan teori nilai eigen, vektor eigen, matriks determinan, metode dekomposisi dan masih banyak lagi yang lainnya.

Perkembangan model linier dimulai dengan perkembangan analisis regresi pada abad 19 oleh Pearson. Teori regresi ini yang menjadi dasar perkembangan teori model linier. Perkembangan model linier tidak bisa dilepaskan dengan perkembangan teori matriks atau aljabar linier. Melalui teori matriks (determinan, invers, perkalian matriks) pembahasan model linier dapat didekati secara umum.

Istilah linier dalam model statistik linier adalah menunjukkan hubungan linier parameter β terhadap y. Masalah utama yang dibahas dalam model statistik linier adalah penaksiran parameter β  dan σ2. Terdapat dua metode yang umumnya digunakan untuk melakukan estimasi dalam model statistik linier yaitu metode kuadrat terkecil (least square method) dan metode likelihood maksimum (maximum likelihood method).

Dalam metode least square, parameter yang diestimasi adalah garis regresi dari model yang mewakili populasi. Estimasi ini diperoleh berdasarkan informasi atau sebaran sampel yang dimiliki. Teknik estimasi least square yang hanya menggunakan informasi sampel disebut juga dengan ordinary least square (OLS) atau unrestricted least square. Sedangkan jika dalam proses estimasi memasukan non sample information yang berasal dari teori ke dalam model, maka disebut dengan restricted least square.

Metode yang digunakan dalam eksperimen ini adalah metode least square yang terdiri dari tiga model yaitu model yang hanya menggunakan informasi sampel (unrestricted), model yang menggunakan informasi sampel dan non sample information (restricted yang benar), dan  model yang menggunakan informasi sampel dan non sample information (restricted yang salah). Ketiga jenis model tersebut akan diestimasi dengan pengambilan sampel satu kali dan simulasi Monte Carlo sebanyak 100000 (seratus ribu kali). Kasus eksperimen yang diestimasi adalah permintaan soft drink yang dikonsumsi oleh sekelempok keluarga tertentu selama 30 minggu.

Download full article:

BAB 1 Pendahuluan

BAB 2 Landasan Teori

BAB 3 Prosedur Eksperimen

BAB 4 Hasil dan Analisis Eksperimen

BAB 5 Kesimpulan

Daftar Isi

Daftar Pustaka

Daftar Tabel

Lampiran

 

 

From → Econometrics

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: